NHW#1 Memilih Ilmu Kehidupan

Dipostingan sebelumnya saya sudah cerita tentang apa itu Institut Ibu Profesional.

Jadi minggu ini kita sudah dapat PR atau disebut NHW (Nice Home Work) yang harus dikerjakan.

Sebelum dikasih PR kita dikasih materi tentang Adab Menuntut Ilmu.

Jadi banyak dari kita hanya fokus pada suatu ilmu terlebih dahulu sebelum paham mengenai adab - adab menuntut ilmu.
Barang siapa orang yang menimba ilmu karena semata-mata hanya ingin mendapatkan ilmu tersebut, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaat baginya, namun barangsiapa yang menuntut ilmu karena ingin mengamalkan ilmu tersebut, niscaya ilmu yang sedikitpun akan sangat bermanfaat baginya.

Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang paling didahulukan sebelum ILMU.

ADAB adalah pembuka pintu ilmu bagi yang ingin mencarinya.

Abu Zakariya Yahya bin Muhammad Al-Anbary rahimahullah ta'ala berkata : “Ilmu tanpa adab bagaikan api tanpa kayu, dan adab tanpa ilmu bagaikan jasad tanpa ruh”. (Tadzkiratus Sami wa Mutakallim)

Adab menuntut ilmu adalah tata krama (etika) yang dipegang oleh para penuntut ilmu, sehingga terjadi pola harmonis baik secara vertikal, antara dirinya sendiri dengan Sang Maha Pemilik Ilmu, maupun secara horisontal, antara dirinya sendiri dengan para guru yang menyampaikan ilmu, maupun dengan ilmu dan sumber ilmu itu sendiri.

Lalu pertanyaan nya, mengapa para Ibu Profesional di kelas matrikulasi ini perlu memahami Adab menuntut ilmu terlebih dahulu sebelum masuk ke ilmu-ilmu yang lain?

Karena ADAB tidak bisa diajarkan, ADAB hanya bisa ditularkan

Para ibu lah nanti yang harus mengamalkan ADAB menuntut ilmu ini dengan baik, sehingga anak-anak yang menjadi amanah para ibu bisa mencontoh ADAB baik dari Ibunya

#ADAB PADA DIRI SENDIRI
a. Ikhlas dan mau membersihkan jiwa dari hal-hal yang buruk
Selama batin tidak bersih dari hal-hal buruk, maka ilmu akan terhalang masuk ke dalam hati.Karena ilmu itu bukan rentetan kalimat dan tulisan saja, melainkan ilmu itu adalah “cahaya” yang dimasukkan ke dalam hati.

b. Selalu bergegas, mengutamakan waktu-waktu dalam menuntut ilmu, Hadir paling awal dan duduk paling depan di setiap majelis ilmu baik online maupun offline.

c.Menghindari sikap yang “merasa’ sudah lebih tahu dan lebih paham, ketika suatu ilmu sedang disampaikan.

d.Menuntaskan sebuah ilmu yang sedang dipelajarinya dengan cara mengulang-ulang, membuat catatan penting, menuliskannya kembali dan bersabar sampai semua runtutan ilmu tersebut selesai disampaikan sesuai tahapan yang disepakati bersama.

e. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas yang diberikan setelah ilmu disampaikan. Karena sejatinya tugas itu adalah untuk mengikat sebuah ilmu agar mudah untuk diamalkan.

#ADAB TERHADAP GURU (PENYAMPAI SEBUAH ILMU)
a. Penuntut ilmu harus berusaha mencari ridha gurunya dan dengan sepenuh hati, menaruh rasa hormat kepadanya, disertai mendekatkan diri kepada DIA yang Maha Memiliki Ilmu dalam berkhidmat kepada guru.

b. Hendaknya penuntut ilmu tidak mendahului guru untuk menjelaskan sesuatu atau menjawab pertanyaan, jangan pula membarengi guru dalam berkata, jangan memotong pembicaraan guru dan jangan berbicara dengan orang lain pada saat guru berbicara. Hendaknya penuntut ilmu penuh perhatian terhadap penjelasan guru mengenai suatu hal atau perintah yang diberikan guru. Sehingga guru tidak perlu mengulangi penjelasan untuk kedua kalinya.

c. Penuntut ilmu meminta keridhaan guru, ketika ingin menyebarkan ilmu yang disampaikan baik secara tertulis maupun lisan ke orang lain, dengan cara meminta ijin. Apabila dari awal guru sudah menyampaikan bahwa ilmu tersebut boleh disebarluaskan, maka cantumkan/ sebut nama guru sebagai bentuk penghormatan kita.

#ADAB TERHADAP SUMBER ILMU
a. Tidak meletakkan sembarangan atau memperlakukan sumber ilmu dalam bentuk buku ketika sedang kita pelajari.

b. Tidak melakukan penggandaan, membeli dan mendistribusikan untuk kepentingan komersiil, sebuah sumber ilmu tanpa ijin dari penulisnya.

c. Tidak mendukung perbuatan para plagiator, produsen barang bajakan, dengan cara tidak membeli barang mereka untuk keperluan menuntut ilmu diri kita dan keluarga.

d. Dalam dunia online, tidak menyebarkan sumber ilmu yang diawali kalimat “copas dari grup sebelah” tanpa mencantumkan sumber ilmunya dari mana.

e. Dalam dunia online, harus menerapkan “sceptical thinking” dalam menerima sebuah informasi. jangan mudah percaya sebelum kita paham sumber ilmunya, meski berita itu baik.

Adab menuntut ilmu ini akan erat berkaitan dengan keberkahan sebuah ilmu, shg mendatangkan manfaat bagi hidup kita dan umat.

Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara-cara yang mulia.

Nah, setelah diskusi tentang materi tsb. Kemudian untuk menguatkan ilmu yang didapat dalam bentuk tugas. Tugas ini dinamakan NHW (Nice Homework). Disini tidak ada nilai benar atau salah. Karena masing- masing dari kita hanya menjabarkan apa yang ada dipikiran kita.

NICE HOMEWORK #1

Dalam materi "ADAB MENUNTUT ILMU" kali ini, NHW nya adalah sbb:

1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.

2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.

Berikut jawaban saya

Kehidupan adalah universitas dengan banyak jurusan ilmu. Pengembangan diri (self development) adalah jurusan yang saya pilih.

Alasan terkuat memilih jurusan ini, karena sebagai manusia yang memiliki berbagai peran yaitu sebagai hamba Allah, sebagai anak dari orang tua saya, sebagai istri dari suami, sebagai seorang ibu untuk anak- anak saya dan sebagai bagian dalam masyarakat. Untuk itu saya harus belajar dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
Mengoptimalkan semua potensi yang ada didalam diri

Strategi menuntut ilmu tsb dengan tidak pernah lelah untuk terus belajar dan memantaskan diri.
Dengan mempelajari agama dengan baik berharap menjadi seorang hamba Allah yang makin taat dan mencintaiNya. Berakidah lurus dan berakhlak baik. Berusaha untuk terus menjadi putri yang sholehah untuk ke dua orang tua saya dan makin berbakti kepada mereka. Sebagai seorang istri, saya akan terus membangun keharmonisaan keluarga, mengelola keluarga dengan baik. Berbakti dan melakukan yang terbaik untuk suami. Sehingga terwujud insyaaAllah keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah.
Belajar ilmu pengasuhan, salah satunya dengan belajar di Institut Ibu Profesional Batam ini. Dibarengi juga dengan membaca buku- buku parenting. Semoga dapat menjadi ibu yang baik dan ibu yang profesional untuk anak- anak.
Dan terakhir dapat menjadi bagian yang positif dalam masyarakat. Bersosialisasi dan berinteraksi dengan oran-orang sekitar dan juga ikut berperan aktif dalam bermasyarakat.

Berkaitan dengan adab menuntut ilmu ada beberapa sikap yang harus saya ubah. Niatkan kembali bahwa tujuan menuntut ilmu adalah karna Allah dengan mencari ridhoNya. Jangan pernah merasa "lebih berilmu" dari orang lain. Menempatkan diri sebagai gelas kosong ketika menimba ilmu. Bersungguh- sungguh dalam menuntut ilmu.

 
#DianAnggrainiCausan
#NHW_1
#KuliahMatrikulasiBatch5
#AdabMenuntutIlmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Hari

Mager

Cerita tetangga lahiran