Postingan

Menampilkan postingan dengan label Random Thought

Alhamdulillah

Alhamdulillah. Kata yang sering kita ucapkan. Jika kita mendapatkan sesuatu yang kita sukai atau membuat kita bahagia.  Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah. Alhamdulillahi robbil'alamin. Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Mendengar kajian online salah satu ustad tentang makna ayat pertama di surat Al-Fatihah tersebut. Alhamdulillah, sering aku menyebutnya. Namun hanya sekedar menyebut tanpa dengan sadar menghayati makna besar dibalik arti ucapan tersebut.  Kita mengucapkan Alhamdulillah. Memuji Allah dalam setiap keadaan. Baik keadaan yang menyenangkan maupun dalam keadaan sulit. Bersyukur atas segala yang telah Allah beri. Menyadari bahwa Allah Maha Baik. Memberikan rezeki pada setiap manusia baik yang beriman pada Nya, maupun yang ingkar pada Nya.  Kita saja seandainya selama bertahun-tahun, memberikan santunan berupa uang atau sembako kepada seseorang. Dan suatu saat tiba-tiba orang yang telah kita bantu ternyata berkhianat pada kita. Menjelek-jelekan kita ke ...

Mager

Sejak habis sakit ini bawaannya kok males buat ngapa- ngapain. Beneran males tingkat provinsi saking malesnya. Mager aja gitu. Goleran aja di kasur. Sambil buka-buka sosmed. Males ngapa-ngapain. Ibadah aja dikerjakan hanya untuk menggugurkan kewajiban saja. Duh ya Allah maafkan hamba-Mu ini. Ngerjain kerjaan rumah aja malesnya. Itu cucian sudah beranak pinak minta dilipat. Ngeliatnya aja males apalagi mau dilipat 😆.Kalau capek dikit aja sudah berkeringat dingin. Kepala pusing. Entah males aja gerak. Jadi mager. Beneran mager.  Lambung jadi bermasalah. Asam lambung naik. Rasanya begah. Makan kebanyakan rasanya mual. Makan dikit cepat laper. Lidah juga masih terasa pahit. Gak enak makan. Makanan rasanya kok cuma asin doang. Nafsu makan jadi menurun. Kalau karena gak lapar aja udah beneran deh males mau makan. Hidung juga masih mampet. Suara jadi sengau Batuk juga masih. Dahak seperti ngumpul di tenggorokan dan di hidung. Padahal udah dibuang eh dia produksi lagi. Jadi susah tidur ka...

Lima Hari

Ini sudah hari kelima semenjak kami sekeluarga sakit bergantian. Alhamdulillah di hari kelima ini kami semakin membaik. Yumi yang kemarin masih panas tinggi, alhamdulillah demam nya sudah turun. Yang biasa nya lemas hanya berbaring di kasur sekarang alhamdulillah sudah petakilan lagi 😆. Alhamdulillah.. Alhamdulillah semoga Allah memberi kesembuhan yang sempurna. Aamiin.  Semalam sempat was-was kalau sampai hari ini panasnya masih tinggi karena sudah tiga hari kami berencana membawanya periksa ke rumah sakit.  Berkaca dari pengalaman sebelumnya karena Yumi ini ada riwayat sakit typus. Minggu ke dua di bulan Desember tadi, Yumi sempat dirawat di RS karena typus. Gejala awalnya ya panas tinggi lebih dari 3 hari dan tidak turun saat diberi paracetamol. Kami pun cemas karena saat itu lagi mewabah demam berdarah. Jadi kami putuskan ke rumah sakit, dan disarankan dokternya untuk cek darah. Dokternya curiga kena demam berdarah. Dan setelah di cek ternyata kena typus. Dokter pun menya...

Cerita tetangga lahiran

Pekan kemarin tetangga depan rumah baru saja melahirkan anak ke dua mereka. Hari rabu melahirkan dan pulang ke rumahnya hari Jum'at. Sebut saja namanya Mama M. Mama M ini melahirkan anak kedua nya secara cesar. Karena riwayat kelahiran anak pertama yang juga secara cesar. Karena mama M ini mata nya minus sangat tinggi jadi saat melahirkan anak pertama disarankan oleh dokter untuk cesar karena beresiko mata nya jadi buta saat mengedan saat proses melahirkan. Aku pun baru tau kalau mata yang minus tinggi beresiko buta saat mengedan.  Saat saya menjenguknya dia terbaring lemas di tempat tidur sambil menyusui anak yang baru saja dilahirkan nya. Ia bercerita luka bekas jahitan di perutnya masih sakit dan ngilu. Dia bahkan sangat bersusah payah untuk bisa duduk apalagi berdiri. Saat melahirkan anak pertamanya, katanya tidak butuh waktu lama untuk proses menjahit kembali robekan perutnya, hanya butuh waktu 15 menit. Namun saat proses cesar anak kedua nya ini butuh waktu satu jam untuk men...

Om Ikron

Bulan- bulan ini memang sepertinya banyak yang tepar karena sakit. Di grup-grup yang saya ikuti banyak keluarga yang lagi sakit serumah. Sekolah Yumi diliburkan, karena para guru sakit.  Hari ini Biya demam, pulang sekolah mengeluh kepala nya pusing dan badan nya panas. Padahal besok rencana suntik vaksin covid kedua di sekolah. Ya bisa dipastikan besok tidak akan ikut vaksin. Seperti yang sudah. Saat vaksin pertama disekolah dia juga demam jadi tidak ikut vaksin. Entah kenapa kalau mau vaksin disekolah sebelum hari H kok ya demam. Suami juga pulang kerja hari ini hidung nya meler dan meriang. Entah memang cuaca nya yang tidak bersahabat atau memang lagi musim sakit. Yang kena covid juga banyak. Ada varian baru si Omicron namanya. Jadi ingat celetukan Yumi "Bunda Om ikron itu siapa? Ada tante ikron juga ya?". Aku yang mendengar pertanyaan nya seketika ngakak. Ya Allah nak, dipikir nya Om ikron itu nama orang. Karena sering mendengar orang-orang membicarakan si Omicron ini....

Nambah momongan

Katanya saat kita sering mengenang masa lalu tandanya kita semakin menua. Begitupun saya meskipun umur masih di kepala tiga. Tapi memang betul saya sering mengenang dan mengingat masa- masa lalu baik itu yang menyenangkan maupun yang tidak.  Suka membuka file-file foto lama. Melihat dengan sedih foto saat gadis yang dulu langsing dan sekarang langsung 🤣. Melihat foto-foto anak- anak saat bayi saat mereka masih kecil dan sekarang sudah umur segini. Mengenang masa-masa kehamilan dan menyusui yang begitu banyak cerita dibaliknya.  Saat ditanya orang masih mau nambah anak kah? Hehe entah bagaimana rasanya untuk menjawab. Apalagi dengan pertanyaan yang lebih kearah pemaksaan untuk nambah anak karna katanya mumpung masih muda. Lah yang hamil dan membesarkan siapa kok, orang yang bukan siapa-siapa memaksa kan lucu.  Jujur sebetulnya pengen menimbang bayi lagi. Dan semoga Allah memberi amanah anak laki-laki. Tapi jujur dalam hati yang terdalam sebenarnya masih ada rasa trauma. T...

OSD

Saat ini seorang ustadzah cantik ramai diperbincangkan oleh para netizen Indonesia.  Beliau,mba OSD adalah orang yang cukup aku kagumi. Cantik, punya track record yang baik, pintar, sudah menjadi doktor diusia muda yang bahkan usianya lebih muda dari saya tapi pencapaian nya sungguh luar biasa. Dia menjadi panutan dari banyak muslimah di Indonesia termasuk saya.  Mba doktor ini sepertinya memang sangat disayang Allah, tak henti ujian menerpa dalam langkah dakwahnya. Dulu saat ada petisi ramai- ramai untuk memboikot nya agar tak tampil di layar kaca lagi sebagai seorang penceramah. Para netizen menilai gelar ustadzah tak pantas baginya, yang tak pernah mengenyam pendidikan agama. Namun beliau  berdiri tegak, membalas segala hujatan dengan prestasi. Mungkin juga cara Allah agar membuat dia terus memperbaiki diri.  Dia yang memang dikenal awalnya adalah seorang aktris. Pemain film yang film nya boming dipasaran. Kemudian perlahan mengupgrade diri. Sekolah hingga jenjang...

Diet mulai senin

Kadang suka sedih gitu liat poto zaman baheula. Badan yg tetap langsing dan singset meskipun segala dimakan dibandingkan dengan sekarang yang makin subur saja. Makan juga gak banyak- banyak amat tapi badan makin melebar saja. Bingung bingung ku memikirkan (baca nya jangan sambil nyanyi ya haha)  Sudah banyak metode diet yang dibaca tapi ya awal- awal saja di laksanakan. Karena ya begitu la, ribet banget ternyata. Mesti dihitung-hitung mesti ditimbang. Makan dikit gak bisa, perut gak bisa boong. Join grup-grup diet jadi tim pemantau saja haha. Beberapa bulan kebelakang sudah rajin olahraga seminggu minimal tiga kali. Kemudian sakit, serumah pada sakit. Yumi dirawat di rumah sakit. Jadi malas lagi untuk memulai. Kemarin mulai olahraga lagi eh lusa nya malah ambruk sakit. Hidup ini kadang ngajak bercanda, lucu aja. Ya ada orang yang mati-matian mau ngurusin badan sampe mati pun gak bisa. Ada juga yang mau gemukin badan juga gak berhasil.  Bingung harus mulai darimana. Diet gak ma...

Teman Baru Yumi

Ceritanya sebelah rumah ada tetangga baru. Kemarin bapaknya yang duluan menempati sudah beberapa bulan. Kemudian anak dan istrinya menyusul baru sekitar dua mingguan ini. Samping rumah kami ini memang rumah yang diperuntukkan untuk rumah sewa. Jadi sejak pertama kali menempati rumah ini saat menikah sampai sekarang sudah beranak dua, tetangga kami selalu berganti.  Pulau yang jiran nya adalah negara Singapura ini, memang pulau nya para perantau. Banyak para perantau baik yang masih single maupun yang sudah menikah mencari kerja dan kehidupan yang lebih baik dari kota kelahirannya.  Nah yang menyewa rumah disamping rumah kami ini, penyewa nya selalu berganti dan rata-rata adalah kepala rumah tangga. Para bapak ini awalnya merantau sendiri, anak istri ditinggal di tanah kelahiran. Saat pekerjaan nya sudah mulai sattle, tak lama kemudian dalam hitungan bulan atau tahun, mereka akan memboyong serta anak istri dari tanah kelahiran ke tanah perantauan. Ya sungguh berat bagi lelaki y...

Daun Pisang

Sore ini dadakan bikin pepes teri basah. Permintaan Park bojo. Bukan pepes namanya kalau tidak memakai daun pisang sebagai alasnya. Selain sebagai wadah, daun pisang ini  mempunyai aroma yang khas, jadi kalau dibungkus daun pisang saat di kukus akan mengeluarkan bau yang harum. Makanan pun menjadi lebih lezat.  Karena bikin nya dadakan. Mencari daun pisang juga dadakan. Biasanya sih suka beli dipasar. Karena mendadak, kepasar jauh. Di warung terdekat alias warung Eda Meri juga gak jual. Mata pun mencari- cari pohon pisang mana yang bisa diambil daun nya. Dekat warung Eda Meri alias tetangga nya punya pohon pisang, tapi saat diperhatikan pohonya sungguh memperihatinkan kwkw. Alias daun nya cuma beberapa helai saja, rasa tak enak hati untuk meminta, sudah dikit diminta pula. Jangan-jangan yang punya pohon tidak rela dan si pohon ngambek karena daun nya tinggal beberapa helai diambil pula sama manusia ini haha.  Akhirnya mencari mangsa lain alias mencari pohon pisang yang la...

Pujian

Untuk para wanita perkara berat badan bukan hal yang sepele. Juga perkara jerawat yang tiba-tiba nemplok dimuka.  Kalau jumpa teman lama kemudian komentar betapa ia semakin gendut saja. Padahal dia mati- matian pengen kurus. Komentar itu akan terus menghantui nya, membuat hari- harinya mendung memikirkan bentuk badan yang sudah tak lagi singset seperti gadis dulu. Dan di benak nya akan muncul kalimat " kutandain kau ya ". Fitrahnya wanita itu suka dipuji.  Jangan sekali kali mengomentari berat badan nya yang semakin ke kanan pada wanita yang pengen kurus. Jangan mengomentari " kok kurusan " pada wanita yang berjuang menaikkan berat badannya. Tidak usahlah mengomentari kerutan diwajahnya, menghitung jerawat yang bermekaran dimuka.  Pertanyaan dan pernyataan yang mungkin nampaknya sepele, tapi dapat melukai hatinya. Apalagi untuk wanita tipe-tipe melankolis dan thinking.  Saat bertemu dengan orang hanya untuk sekedar berbasa basi. Jangan melontarkan kalimat basi yang ...

Media Sosial

Tadi pagi saat buka beranda Facebook. Duh ya Dy, pagi- pagi mbok ya sarapan gitu lo bukan buka medsos.  Baca status seorang teman tentang bagaimana dia membatasi untuk membuka sosial media. Yang katanya dia merasa waktunya banyak terbuang hanya untuk scrolling beranda Facebook. Tak terasa waktu berjalan sia - sia. Dan ada teman nya yang tergugah untuk uninstall medsos nya. Duh aku merasa tertabok online Aku pun merasakan bahwa waktu ku banyak terbuang sia- sia karena tergoda membuka media sosial. Tadinya mau 30 menit aja "me time" buka FB atau Ig. Eh kebablasan berjam- jam hanya untuk scrolling.  Media sosial ini ibarat mata pisau ya. Tergantung bagaimana cara kita menggunakannya. Bisa bermanfaat atau bahkan bisa melukai.  Dan sayangnya aku belum bisa mengontrol pemakaian medsos ini. Bahkan berjam- jam berselancar di dunia maya. Semua di buka. Yang tadinya tidak tahu jadi tahu berita apa yang lagi rame di jagat media. Yang kadang ku pikir gak ada manfaat nya juga aku untu...