Om Ikron

Bulan- bulan ini memang sepertinya banyak yang tepar karena sakit. Di grup-grup yang saya ikuti banyak keluarga yang lagi sakit serumah. Sekolah Yumi diliburkan, karena para guru sakit. 

Hari ini Biya demam, pulang sekolah mengeluh kepala nya pusing dan badan nya panas. Padahal besok rencana suntik vaksin covid kedua di sekolah. Ya bisa dipastikan besok tidak akan ikut vaksin. Seperti yang sudah. Saat vaksin pertama disekolah dia juga demam jadi tidak ikut vaksin. Entah kenapa kalau mau vaksin disekolah sebelum hari H kok ya demam. Suami juga pulang kerja hari ini hidung nya meler dan meriang.

Entah memang cuaca nya yang tidak bersahabat atau memang lagi musim sakit. Yang kena covid juga banyak. Ada varian baru si Omicron namanya.

Jadi ingat celetukan Yumi
"Bunda Om ikron itu siapa? Ada tante ikron juga ya?".

Aku yang mendengar pertanyaan nya seketika ngakak. Ya Allah nak, dipikir nya Om ikron itu nama orang. Karena sering mendengar orang-orang membicarakan si Omicron ini.

Entah kenapa Qadarallah, kok si covid ini selalu ada aja varian baru nya. Kayak gadget aja ada seri terbaru. Dan entah kenapa kalau menjelang puasa, grafik nya selalu naik. Gak mau suudzon tapi kok ya gimana gitu. Seperti ada agenda begitu. Grafiknya akan naik menjelang puasa dan lebaran yang tentu saja dampaknya tarawih akan di batasi atau mungkin ditiadakan. Perantau seperti kami tidak bisa mudik ke kampung halaman karena akan ada agenda lock down.

Sekolah-sekolah negri pun sudah belajar daring kembali. Sekolah swasta, seperti sekolah nya Biya, memberi pilihan kepada wali murid untuk sekolah tatap muka atau pembelajaran daring. Dikelas nya Biya ada beberapa orang tua yang memilih anaknya untuk belajar daring dan sisanya termasuk kami, memilih untuk tetap pergi kesekolah untuk tatap muka.

Untuk orang tua terutama yang bersekolah di negri yang tidak diberi pilihan lain selain belajar  daring alias online, banyak yang mengeluh. Dulu syarat untuk belajar tatap muka lagi setelah sekian lama daring adalah anaknya wajib vaksin covid. Dan sekarang setelah anak-anak sudah vaksin covid lengkap pembelajaran daring kembali. Jadi apa guna nya vaksin? Keluh mereka. Ya Allah kapan pandemi ini berakhir?

Kapan pandemi covid ini berubah status jadi endemi. Seperti di beberapa negara Eropa yang  sudah menetapkan covid bukan pandemi lagi, statusnya sudah seperti flu biasa. Karena kan varian Omicron ini gejala nya pun mirip seperti flu biasa. Yang sudah sejak lama telah ada cuma beda di namanya saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Hari

Mager

Cerita tetangga lahiran