OSD
Saat ini seorang ustadzah cantik ramai diperbincangkan oleh para netizen Indonesia.
Beliau,mba OSD adalah orang yang cukup aku kagumi. Cantik, punya track record yang baik, pintar, sudah menjadi doktor diusia muda yang bahkan usianya lebih muda dari saya tapi pencapaian nya sungguh luar biasa. Dia menjadi panutan dari banyak muslimah di Indonesia termasuk saya.
Mba doktor ini sepertinya memang sangat disayang Allah, tak henti ujian menerpa dalam langkah dakwahnya. Dulu saat ada petisi ramai- ramai untuk memboikot nya agar tak tampil di layar kaca lagi sebagai seorang penceramah. Para netizen menilai gelar ustadzah tak pantas baginya, yang tak pernah mengenyam pendidikan agama. Namun beliau berdiri tegak, membalas segala hujatan dengan prestasi. Mungkin juga cara Allah agar membuat dia terus memperbaiki diri.
Dia yang memang dikenal awalnya adalah seorang aktris. Pemain film yang film nya boming dipasaran. Kemudian perlahan mengupgrade diri. Sekolah hingga jenjang doktor. Kemudian memperdalam ilmu agama. Mengambil sanad ke beberapa syech. Mendirikan rumah tahfidz untuk muslimah yang mana murid nya belajar secara gratis.
Dan sekarang para netizen kembali menghujatnya akan potongan video 3 tahun belakangan. Beliau ini sepertinya memang ditarget. Ditunggu -tunggu "kepeleset nya". Dan sedihnya yang menghujat tak hanya para feminis dan liberal tapi juga para sesama muslim. Kenapa kita tak bisa memberinya uzur dengan track record nya yang selama ini baik. Kenapa kita dapat memberi uzur pada seorang artis yang meninggal pada kecelakaan lalin yang punya track record yang kurang baik. Bahkan anak nya, mertua dan saudara iparnya dielu-elukan di jagat maya. Kenapa dengan orang yang selama ini jelas- jelas memberi kontribusi yang baik dalam masyarakat, kok seperti tiada ampun untuk kesalahan kecil yang dia perbuat. Toh dia tidak merugikan orang, bukan pembunuh bukan mengambil uang rakyat. Tapi hujatan dan makian pada mba OSD ini sangat mengerikan. Beliau ini menurut saya sebuah oase di dunia selebriti kita. Jangan hanya karena sepotong ceramah yang beliau pun menceritakan kembali sebuah kisah yang sudah pernah diceritakan oleh seorang ustad terkenal juga, membuat kita memframing beliau sebagai pendukung kdrt. Saya yakin dan percaya tidak akan mungkin beliau menjadi pendukung kdrt dalam rumah tangga.
Tetap kuat ya mba oki, Ada banyak orang yang menyayangimu. Keluarga mu yang akan selalu mendukung dibelakang mu. Doa para santri penghapal Al-qur'an yang insyallah didengar oleh sang Khalik. Apalagi dukungan suami mu yang dari dulu menjadi tameng mu, pelindungmu. Aku ingat saat aku menonton tayangan di televisi, saat engkau melakukan konferensi pers terkait petisi pemboikotan mu yang lalu, suami mu tak lepas mengenggam erat tanganmu seakan memberi kekuatan untukmu menghadapi masalah. MasyaAllah semoga kalian berdua selalu diberkahi. Dibalik kesuksesan mu kini, ada suami yang siaga mendukungmu yang tak merasa terhina karena istrinya pendidikannya lebih tinggi daripada dia. Itu yang aku tau saat kau menceritakan tentang dukungan suami mu di vlog mu. Semoga Allah memberkahi kalian berdua.
Mba Oki mungkin kau tak mengenal ku, tapi doaku untukmu agar kau selalu dilindungi oleh Allah dan dikuatkan di jalan dakwah yang terjal ini.
Komentar
Posting Komentar