Komunikasi Produktif : Hari ke 4

"Mba Biya udahan main ya yok, beresin mainan nya, terus mandi, sarapan nanti kita mau kepasar".
Cerocos saya dari dapur. Dan si bocah yang lagi maen tak menyahut. Mungkin juga gak dengar apa yang di bilang emaknya.
Padahal suara emaknya mungkin sudah melengking berapa oktaf, karena dari tadi bocah yang disuruh mandi berulang kali selalu menjawab, "nanti bunda". 
Juga sudah diancam bakal ditinggal ke pasar kalu gak mau mandi. Tapi tak berhasil. Duh, padahal tau kalo gak boleh mengancam dan menakuti anak agar nurut sama kita. Tapi ya gimana, Ya Allah kadang spontan aja gitu keluar dari mulut ini. Astagfirullah.
Trus akhirnya keingat bahwa ngomong sama anak balita gak boleh mbulet dan panjang- panjang. Mesti pendek dan jelas.
Akhirnya emak narik nafas panjang, stop kerjaan di dapur. Mendekat ke anak.
" mba Biya ayo bantuin bunda masukin mainan yok " ajak saya. Walaupun dengan gaya ogah- ogahan tapi akhirnya diberesin juga mainan nya. Kelar satu urusan.
Selanjutnya saya ajak," ayok mba kita maen air".  Matanya langsung berbinar mendengar kata "main".
Padahal kan ya main air ya disuruh mandi.  Ternyata permainan kata sangat berpengaruh.
Ah ini emaknya memang harus dituntut kreatif menghadapi bocah pintar satu ini.



#hari4
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesionalbatam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Hari

Mager

Cerita tetangga lahiran