Komunikasi Produktif : Hari ke 9


Ibu rumah tangga terutama yang full time dirumah harus bahagia agar tetap waras, menjalani peran dalam rumah tangga, mengerjakan pekerjaan domestik yang seakan tak ada habisnya.
Membersamai anak balita yang lagi aktif- aktifnya dengan seabrek tugas yang harus dikerjakan, emak dituntut waras.

Me time. Seperti kata ajaib yang lekat dengan ibu rumah tangga. Tapi " me time" realitanya tak seindah bayangan.
Hal yang hampir mustahil melakukan me time dengan meninggalkan anak- anak yang masih kecil yang masih gelendotan dengan emaknya. Yang emaknya hilang dari pandangan mata saja, nangis tak karuan.
Dulu masih belum ada anak- anak cukup dengan membaca buku kesukaan saja sudah cukup ampuh mengembalikan kewarasaan. Untuk saat ini rasanya sulit untuk sekedar meluruskan pinggang sambil membaca buku dengan menyeduh secangkir teh.

Cara "Me time" pun bergeser dengan berselancar si dunia maya sambil menyusui si kecil. Atau nongkrong di kamar mandi sambil merenung haha..
Atau seperti saat ini, "Me Time"  sejenak menyepi dalam kamar mengerjakan tugas bunsay.

"Bunda mau kerjain tugas dulu ya nak, jangan di ganggu, main dulu sama ayah sebentar" terang saya pada sulung.
Yang diajak ngomong hanya mengangguk.
Sedangkan adiknya masih menangis meraung minta di buka kan pintu.

Rasanya praktek komunikasi produktif saya dengan anak- anak masih belum maksimal. Dan dengan suami masih jadi PR. Tantangan 10 hari untuk saya belum cukup untuk membiasakan ini. Semoga dengan berakhirnya tantangan menulis 10 hari yang tinggal besok, bukanlah akhir saya menerapkan teori yang sudah saya dapatkan dalam komunikasi produktif. Bismillah..

#hari9
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesionalbatam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Hari

Mager

Cerita tetangga lahiran